Berita Terbaru Sekolah Online

Salah satu cara yang dilakukan sekolah virtual agar dapat efektif adalah dengan cara mengimplementasi standar yang berlaku di sekolah pada umumnya kepada murid-muridnya. Untuk mengatasi kritik ini, Asosiasi K-12 Pembelajaran Virtual International mengembangkan standar yang dikeluarkan pada September 2007, dan diubah pada 12 oktober 2011. Beberapa orang percaya bahwa ini adalah salah satu langkah penting untuk memantau program virtual, tetapi di mana setiap sekolah virtual harus terakreditasi, kualitas akreditasi bervariasi secara signifikan. Misalnya, AACSB merupakan lembaga akreditasi untuk sekolah bisnis dan tidak ada sekolah virtual menerima akreditasi dari agensi. Berkenaan dengan sekolah itu sendiri, mereka juga melihat keuntungan untuk menawarkan sekolah virtual. Ketika sebuah sekolah kecil atau pedesaan tidak memiliki staf pengajar yang tersedia atau kemampuan untuk mengajar kursus, mereka akan dinyatakan tidak dapat mengajar, sekolah virtual melihat kesempatan ini.

Hal ini dilakukan agar kebutuhan bersosialisasi anak dengan teman sebayanya bisa terpenuhi di saat-saat seperti ini. Keri mengatakan Miles bosan dan merasa diabaikan selama kelas video live dari sekolah lokalnya (sekolah tatap muka/umum yang saat ini menerapkan pembelajaran online). Tapi, cara itu tidak berhasil dengan baik bagi mereka yang membutuhkan lebih banyak bimbingan langsung dari guru tatap muka. Dalam “kelas” tersebut, guru bisa melakukan percakapan tertulis, memberikan tugas, memberikan penilaian, bahkan streaming video.

Perbedaan utama dari belajar di sekolah atau kampus dengan belajar di rumah adalah tingkat distraksi yang dialami oleh para pelajar. Ketika pelajar belajar di ruang kelas, maka lingkungan ruangan tersebut sudah diatur sedemikian rupa untuk mendukung proses pembelajaran agar berjalan lancar. Sekolah online memungkinkan siswa untuk berkomunikasi dengan mudah dengan instruktur dan teman sekolah mereka. Sebagian besar sekolah virtual terakreditasi menawarkan forum diskusi bagi siswa untuk berpartisipasi. Ini bekerja dengan baik untuk berbagai siswa yang merasa sulit untuk menyuarakan pendapat mereka di depan kelas secara langsung.

Anda sebagai orangtua harus menghindari sikap overprotektif terhadap anak dengan karakteristik ini, dan upayakan memberi mereka waktu, sampai ia merasa nyaman dan anak bisa beradaptasi dengan sendirinya. “Dengan anak karakteristik ini, jangan memaksa anak untuk cepat akrab dengan orang lain,” ujarnya. Dalam mengatasi anak dengan karakteristik seperti ini, Anggia menyarankan agara orangtua tetap berusaha untuk terlibat dan menunjukkan minat terhadap segala hal yang dilakukan anak. “Jangan selalu menyalahkan kenapa anak tidak menurut, tapi pahami mereka karena setiap anak memiliki karakteristik atau temperamen yang berbeda-beda,” kata dia.

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengizinkan sekolah tatap muka mulai Januari 2021, asal memenuhi syarat yang ditentukan. Ia menyebut penentuan izin sekolah tatap muka nantinya tak lagi berdasarkan zona risiko Covid-19 tetapi kewenangan dari pemerintah daerah, Kantor Wilayah dan Kementerian Agama. Kondisi ini menyebabkan tidak meratanya akses pembelajaran daring bagi seluruh pelajar di Indonesia.

Read More